Tour dan Travel Bromo Trans Java – 0851-5772-0430. Panorama Alam Gunung Bromo ,Gunung Bromo merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata pegunungan .Tempat wisata ini terletak di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna yaitu Brahma, yang merupakan salah seorang Dewa Utama Hindu, Sebagai suatu obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi

Bromo mempunyai ketinggian yaitu mencapai 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 15 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai suatu kawah dengan garis tengah ± 900 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah berbahaya merupakan lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Ada beberapa jenis tumbuhan yang terdapat di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru antara lain jamuju (Dacrycarpus imbricatus), cemara gunung (Casuarina sp.), eidelweis (Anaphalis javanica), berbagai jenis anggrek dan jenis rumput.

Wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang mempunyai keunikan berupa laut pasir seluas 5.250 hektar, yang berada pada ketinggian ± 2.100 meter dari permukaan laut. Sejarah gunung Bromo tidak akan pernah lepas dari cerita legenda dari Joko Seger dan Roro Anteng, cerita ini berkembang turun – temurun sampai sekarang. Konon legenda ini merupakan legenda dari terbentuknya kawah gunung Bromo, gunung Batok dan lautan pasir yang ada di sekitar kaldera Bromo, sejarah singkatnya adalah sebagai berikut.

Pada jaman dahulu, disaat kerajaan Majapahit mengalami gejolak karena adanya banyak serangan yang mengancam kerajaan, penduduk majapahit kebingungan untuk mencari tempat yang aman untuk berlindung. Ditengah jalan akhirnya mereka berpencar menjadi dua kelompok, yang satu ke penggunungan disekitar gunung Bromo dengan pemimpin rombongan adalah Raja dan Permaisuri dan yang satunya ke Pulau Bali.

Setelah beberapa dekade penduduk yang tinggal di kawasan Bromo mulai Terbiasa menyesuaikan diri dengan lingkungan, sampai akhirnya lahirlah seorang bayi dari pasangan Raja dan Permaisuri yang diberi nama Roro Anteng. Dan tak jauh dari tempat sang Raja dan Permaisuri tinggal juga lahir seorang bayi laki – laki dari keturunan Brahmana yang bernama Joko Seger.

Setelah mereka tumbuh dewasa, kedua anak tadi saling mecintai satu sama lain, tetapi dalam perjalanan kisah cinta mereka ada seorang raksasa yang mencoba untuk memisahkan mereka berdua, dengan cara melamar Roro Anteng dengan cara paksa, tetapi Roro Anteng tidak Akan bersedia dan menolak dengan cara halus, yaitu dengan cada meminta syarat untuk membuatkan sebuah danau di atas Gunung Bromo dengan syarat tadi diterima dan pada proses pengerjaan danau tersebut sudah hampir selesai dan, Raksasa tadi digagalkan dengan tipu muslihat Roro Anteng. Raksasa tadi marah dan melemparkan batok kelapa yang digunakan untuk menggalih danau dan konon batok kelapa tadi membesar sehingga membentuk sebuah gunung Batok, sementara danau tadi berubah menjadi sebuah kawah gunung.

Nah dari history gunung bromo yang begitu menarik, lebih menarik lagi jika kita mengunjungi gunung bromo dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan menunggu hingga pemerintah membuka tempat wisata secara legal. Untuk anda yang ingin berwisata ke bromo, Bromo Trans Java solusi yang tepat jasa travel probolinggo terbaik yang siap mengantar anda.

Info Pemesanan Travel Bromo Trans Java :

Kantor Travel Bromo Trans Java: Jalan Barat Stasiun No.22 Desa Sumberkedawung Kec. Leces, Kab. Probolinggo, Jawa Timur, Indonesia

Author

2 Comments on “Keindahan Gunung Bromo Yang Wajib Menjadi Destinasi Wisata New Normal”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *